Panel kayu gelap dengan ukiran ornamen tradisional yang rumit
Andrew V (@echoez) via Unsplash

Ukir Jepara

Jepara sudah dikenal sebagai pusat ukir kayu sejak abad ke-16. Tradisi ini dipopulerkan oleh R.A. Kartini yang memperkenalkan ukiran Jepara ke Eropa, dan hingga hari ini kota kecil di pesisir utara Jawa Tengah ini tetap menjadi pusat industri mebel ukir Indonesia.

Yang membedakan ukir Jepara dari ukiran kayu daerah lain adalah kehalusan detailnya — motif sulur-suluran, bunga, dan daun yang mengalir seolah tumbuh dari kayunya sendiri. Meski industri mebel Jepara masih hidup, jumlah pengukir yang menguasai teknik tradisional bermutu tinggi terus menyusut, tergantikan oleh mesin CNC.